Kopi Bagi Kami Mahasiswa Arsitektur
Kopi itu pahit. Tapi kenapa banyak orang menyukainya? Bagi mbah saya kopi itu layaknya air putih. Tiap pagi sore maupun malam paling tidak segelas kopi beliau teguk. Bahkan sehabis makan tidak langsung minum air putih malah ngopi. Biar gak pusing katanya. Saya kalau pergi ke rumah simbah (masih sedesa) pasti langsung ditawari kopi dan jawabannya pasti mantuk- mantuk (angguk-angguk). Mungkin karena sedari kecil sudah terbiasa ngopi sampai sekarangpun masih sering ngopi. Kopi dan ngopi bukan hanya soal membuat mata melek, sebagai teman pencari inspirasi kopilah juaranya. Setiap sruputan kopi seakan akan memancing otak untuk makin aktif berfikir. Dalam berdiskusi misalnya, munum kopi acap kali mengundang ide ide maupun renungan. Merenungkan ide adalah kegiatan mahasiswa arsitektur apalagi ditemani secangkir kopi. Sudah berapa banyak omset kopi yang disumbang oleh mahasiswa arsitektur? Mereka berada di urutan atas daftar penyumbang pendapatan pabrik pengolah kopi. Bagi kami kopi memulu...